Unisba Gelar Pengajian Internasional, Jamaah Luar Negeri Turut Berpartisipasi

Penulis Berita
By Penulis Berita
Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan Pengajian Internasional dengan melibatkan jamaah Indonesia-Malaysia, Sabtu (22/11) bertempat di Masjid Al-Asy’ari Unisba. Kegiatan yang merupakan Pengajian Umum Bulanan ini dihadiri lebih dari 350 jamaah, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting dan YouTube.(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) mengadakan Pengajian Internasional yang mempertemukan jamaah dari Indonesia dan Malaysia pada Sabtu (22/11) di Masjid Al-Asy’ari Unisba. Kegiatan yang merupakan agenda Pengajian Umum Bulanan ini menarik lebih dari 350 peserta, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti melalui Zoom Meeting dan YouTube. Selain jamaah dari wilayah Bandung Raya, turut bergabung pula jamaah dari Malaysia melalui jejaring kerja sama Bagian Peningkatan Ruhul Islam dan Pengelolaan Masjid (PRIPM) Unisba bersama sejumlah lembaga di Malaysia seperti USIM, Universiti Teknologi Mara, dan JAKIM Malaysia.

Tokoh ulama, Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, menjadi penceramah utama dalam kegiatan ini. Dalam materi bertajuk “Allah Menunggu Kita Pulang: Rajutan Kasih di Balik Taubat”, beliau menegaskan pentingnya menyiapkan diri menghadapi panggilan Ilahi. Ia mengingatkan umat Muslim untuk senantiasa membersihkan hati, memperbaiki amal, serta kembali kepada Allah Swt melalui taubat yang sungguh-sungguh. Miftah juga menekankan bahwa dunia hanyalah tempat singgah sementara, sehingga manusia perlu kembali kepada Sang Pencipta dengan penuh kesadaran dan cinta.

Acara yang berlangsung penuh kekhidmatan ini juga dihadiri oleh Dr. Parihat, Dra., M.Si., selaku perwakilan pimpinan universitas. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pengajian Internasional yang memperluas jejaring spiritual dan intelektual antarnegara. Ia menilai kehadiran jamaah dari Malaysia melalui kolaborasi berbagai lembaga merupakan bukti bahwa Unisba mampu menjadi “ragi” yang memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat luas.

Parihat menambahkan bahwa masjid kampus harus menjadi pusat pembinaan ruhani sekaligus pengembangan intelektual, bukan hanya ruang ibadah semata. Karena itu, Pengajian Internasional diharapkan terus memperkuat peran Unisba dalam membentuk masyarakat yang religius, berpengetahuan, dan berkarakter. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi jembatan untuk mempererat ukhuwah antara komunitas Muslim Indonesia dan Malaysia.

Kepala PRIPM Unisba, Dr. Iwan Permana, S.Sy., M.E.Sy., menjelaskan bahwa pengajian bulan ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya diikuti jamaah dari luar negeri. “Alhamdulillah, bulan ini kita bisa berkolaborasi dalam kebaikan dengan mitra-mitra dari Malaysia. Ke depan, bukan hanya Malaysia, kita ingin bekerja sama dengan berbagai mitra internasional lainnya, termasuk jamaah Muslim di Eropa, agar dakwah Unisba semakin mendunia,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ajakan agar jamaah terus mengikuti rangkaian pengajian yang diselenggarakan Unisba. Tingginya antusiasme peserta, baik secara langsung maupun daring, menunjukkan bahwa pengajian ini telah menjadi forum yang dinantikan. Pengajian Bulanan Internasional berikutnya direncanakan kembali menghadirkan penceramah dari berbagai negara sebagai upaya menjaga kesinambungan tradisi keilmuan dan pembinaan ruhani. (ask/png)

Share This Article
Leave a Comment