USTADZ HASAN SOROT PERAN STRATEGIS MAJELIS DZIKIR DAN SHOLAWAT

admin@jabar
By admin@jabar

BANDUNG BARAT, BERITAJABAR.COM – Desa Batujajar Barat, Kabupaten Bandung Barat, menyaksikan pelaksanaan pertemuan mingguan Majelis Bumi Sholawat Hadrotul Musthofa pada Senin malam (09/02/2026). Kegiatan yang telah berjalan secara konsisten sejak tahun 2021 ini berfungsi sebagai wadah substantif untuk pemurnian hati dan jiwa, sekaligus berperan sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan masyarakat.

Ustadz Hasanudin Bunyamin, yang akrab disapa Ceng Hasan, menjabat sebagai Ketua Tanfidziah Ranting Nahdlatul Ulama Desa Batujajar Barat sekaligus Pimpinan Cabang Mazidah Aswaja Alfalah Batujajar. Sebagai sosok utama dalam acara tersebut, beliau menyampaikan pandangan konseptual yang mendalam bahwa majelis dzikir dan sholawat memiliki dimensi ganda: sekaligus sebagai arena ibadah kolektif yang bernuansa spiritual, dan sebagai instrumen pemersatu masyarakat yang memiliki implikasi sosial yang luas.

Beliau menegaskan bahwa keberadaan majelis semacam ini menjadi jawaban strategis terhadap dinamika tantangan sosial yang semakin kompleks di era kontemporer. “Kita tidak hanya melakukan investasi teleologis untuk kehidupan akhirat, tetapi juga membangun fondasi substantif bagi keharmonisan antarwarga,” tegasnya. Bukti empiris menunjukkan bahwa kegiatan yang diadakan secara berkala telah mampu mengurangi potensi konflik sosial dan meningkatkan kualitas komunikasi positif antarindividu dalam lingkungan masyarakat.

Ustadz Hasan juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pengasuh Majelis, Ustadz Muslim Ginan Alghifariy, serta seluruh jajaran pengurus yang telah membina kegiatan ini dengan penuh dedikasi. Konsistensi yang dijalankan selama lima tahun terakhir telah membawa perubahan positif yang terukur: banyak warga yang awalnya bersifat pasif dalam aktivitas keagamaan kini telah bertransformasi menjadi aktor yang aktif berpartisipasi, bahkan menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan lingkungan sekitar.

Kehadiran khusus KH. RD. Muhamad Hariri, AA., M.A., yang menjabat sebagai Pimpinan Mazidah Aswaja sekaligus Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Bandung, serta janji dukungan yang disampaikan beliau, mendapatkan sambutan yang sangat positif. “Dukungan yang diberikan oleh institusi berkemampuan luas ini menjadi bukti empiris bahwa kegiatan yang kita gelar berada pada jalur yang benar dan membawa nilai kemaslahatan bagi umat,” ucap Ustadz Hasan dalam kesempatan tersebut.

Selain itu, beliau mengemukakan harapan strategis bahwa konsep pengelolaan majelis dzikir dan sholawat yang telah terbukti efektif di Desa Batujajar Barat dapat menjadi model replikasi untuk wilayah lain. Beliau berharap konsep ini dapat menyebar ke seluruh Kecamatan Batujajar bahkan hingga cakupan Kabupaten Bandung Barat. Lebih dari itu, Ustadz Hasan juga mengusulkan pengembangan program yang mengintegrasikan pembinaan dimensi spiritual dengan peningkatan kapasitas keterampilan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai poin penutup, Ustadz Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan konsistensi dalam mendukung kegiatan semacam ini. “Mari kita jadikan setiap lantunan dzikir dan sholawat sebagai pijakan ontologis untuk menjadi pribadi yang lebih baik, sekaligus berkontribusi secara signifikan bagi kemajuan umat dan bangsa,” pungkasnya dengan keyakinan yang tegas (ID)

Share This Article
Leave a Comment