Unisba Gelar PKM Berdampak di Sukaluyu, Lansia Dapat Edukasi Penyakit dan Panduan Swamedikasi Aman

admin@jabar
By admin@jabar
Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Penyakit dan Swamedikasi yang Aman pada Lansia” dan dilaksanakan Sabtu (31/1), bertempat di Kampus III Sukaluyu Universitas Islam Bandung.(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) terus memperluas kontribusinya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Berdampak. Kegiatan terbaru menyasar warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Sukaluyu dengan fokus pada edukasi penyakit serta praktik swamedikasi yang aman dan tepat.

Program bertema “Edukasi Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Penyakit dan Swamedikasi yang Aman pada Lansia” ini dilaksanakan pada Sabtu (31/1) di Kampus III Sukaluyu Unisba.

Tingkatkan Literasi Kesehatan Kelompok Lansia

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman lansia mengenai penyakit-penyakit yang umum terjadi pada usia lanjut, sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan obat secara rasional.

Edukasi tersebut dinilai krusial karena lansia termasuk kelompok yang rentan mengalami kesalahan konsumsi obat, baik dari sisi dosis maupun jenis obat, yang berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan mereka.

Dengan pendekatan edukatif dan preventif, Unisba berharap program ini mampu memberikan manfaat langsung sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di sekitar kampus.

Didukung Pemerintah dan Tokoh Masyarakat

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Ketua RW 05 Kelurahan Sukaluyu, Gan Bondilie, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Unisba menghadirkan program pengabdian di wilayahnya. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan warga, terutama kalangan lansia.

Dukungan juga diberikan oleh Pemerintah Kelurahan Sukaluyu melalui Rina Soffiani. Kehadiran unsur pemerintah mencerminkan sinergi positif antara perguruan tinggi dan aparatur wilayah dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unisba, Dr. apt. Suwendar, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program kesehatan berdampak lebih luas.

Diperkuat Tim Dosen dan Mahasiswa Kefarmasian

Program PkM Berdampak ini dipimpin oleh apt. Bertha Rusdi, M.Si., Ph.D, bersama tim dosen kefarmasian yang kompeten, yakni Dr. apt. Suwendar, M.Si; Dr. apt. Umi Yuniarni, M.Si; Dr. apt. Hilda Aprilia Wisnuwardhani, M.Si; apt. Vinda Maharani Patricia, M.Si; apt. Farendina Suarantika, M.S.Farm; apt. Taufik Muhammad Fakih, M.S.Farm; serta apt. Andrian Hoerul Anwar, M.S.Farm.

Seluruh tim berperan aktif sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi kegiatan.

Tak hanya dosen, mahasiswa juga dilibatkan sebagai bagian dari pembelajaran lapangan, di antaranya Hilmi Fauzan Nurhakim, Sofie Ayunia Rachmawati, Ihsan Jaya Fathurohman, dan Rahma Azizah. Keterlibatan mereka memperkuat pelaksanaan teknis sekaligus memberi pengalaman nyata dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dua Sesi Edukasi Interaktif

Materi disampaikan melalui dua sesi utama yang dirancang sesuai kebutuhan lansia.

Sesi pertama bertajuk “Mengenal dan Mencegah Penyakit pada Lansia” yang dipaparkan oleh Dr. apt. Umi Yuniarni, M.Si. Materi ini mengulas berbagai penyakit umum pada usia lanjut serta langkah pencegahannya agar lansia mampu menjaga kesehatan secara mandiri.

Sesi kedua, “Penyuluhan Swamedikasi pada Lansia”, dibawakan oleh apt. Andrian Hoerul Anwar, M.S.Farm. Pada sesi ini, peserta mendapat panduan mengenai penggunaan obat yang benar, aman, serta batasan melakukan swamedikasi, termasuk kapan harus berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Penyampaian dilakukan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami dan mendorong diskusi aktif antara pemateri dan peserta.

Pemeriksaan Kesehatan dan Konseling Gratis

Selain penyuluhan, peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengecekan tekanan darah, gula darah, serta asam urat.

Layanan tersebut dilaksanakan oleh Tim Apotek Unisba yang terdiri dari Restian Budhi Prasetyo, S.Farm. dan Muhammad Rachman Alviannudin, S.Farm.. Pemeriksaan ini membantu peserta mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus mendapatkan arahan terkait pengelolaan obat dan pola hidup sehat.

Disambut Positif Warga

Kegiatan ini mendapat respons hangat dari masyarakat karena manfaatnya dirasakan secara langsung oleh para lansia.

Melalui PkM Berdampak, Unisba berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Kelurahan Sukaluyu sekaligus menjadikannya sebagai model pengabdian masyarakat berkelanjutan yang berbasis kebutuhan nyata warga.(gifa/png)

Share This Article
Leave a Comment