SPeSIA 2025 Gelombang 2, Unisba Catat 1.324 Publikasi Ilmiah Nasional

Penulis Berita
By Penulis Berita
SPeSIA yang semula menjadi forum rutin tiap semester untuk mendiseminasikan hasil riset mahasiswa, kini berkembang menjadi ajang seminar nasional berskala besar yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi. Selain sebagai media publikasi, forum ini juga menjadi sarana menyebarkan hasil penelitian mahasiswa, dosen, maupun peneliti lintas bidang.(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Sivitas Akademika (SPeSIA) 2025 Gelombang 2, Selasa (11/8), di Aula Utama Unisba. Mengusung tema “Mewujudkan Pembangunan Indonesia Emas Melalui Islam-Smart-Lokal”, kegiatan ini menghadirkan Guru Besar Fakultas Teknik, Prof. Dr. H. Ina Helena Agustina, M.T., sebagai pembicara kunci.

SPeSIA yang semula menjadi forum rutin tiap semester untuk mendiseminasikan hasil riset mahasiswa, kini berkembang menjadi ajang seminar nasional berskala besar yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi. Selain sebagai media publikasi, forum ini juga menjadi sarana menyebarkan hasil penelitian mahasiswa, dosen, maupun peneliti lintas bidang.

Dalam rangka meningkatkan kualitas karya yang dipresentasikan, panitia juga menggelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah pada 17 Juli 2025 secara daring melalui Zoom, dengan materi pemanfaatan Mendeley sebagai reference manager.

Tahun ini, SPeSIA 2025 Gelombang 2 berhasil menghimpun 1.324 artikel ilmiah yang akan diterbitkan dalam jurnal dan prosiding nasional sesuai bidang keilmuan, terindeks di Garuda Dikti dan Google Scholar, serta dilengkapi DOI (Digital Object Identifier). Fakultas Ilmu Komunikasi menjadi penyumbang terbesar dengan 227 artikel, disusul FMIPA (222), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (206), Psikologi (149), Tarbiyah (126), Fakultas Teknik dan Fakultas Syariah (masing-masing 124), Hukum (70), Dakwah (66), dan Kedokteran (10).

Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., menegaskan bahwa SPeSIA adalah agenda berkesinambungan yang selalu menghadirkan inovasi demi peningkatan mutu akademik.

“Kegiatan ini diharapkan memberi dampak signifikan, bukan hanya untuk pengembangan kualitas mahasiswa, tetapi juga kemajuan institusi. Kami ingin SPeSIA menjadi pemantik semangat publikasi ilmiah dan penyebaran hasil riset yang lebih luas,” ungkapnya.

Menurutnya, publikasi ini bukan semata syarat kelulusan bagi calon wisudawan, tetapi juga diharapkan mendongkrak sitasi yang berkontribusi pada kinerja perguruan tinggi.

Ketua Pelaksana SPeSIA 2025, Ahmad Arif Nurrahman, S.T., M.T., menyebut bahwa jumlah publikasi yang besar akan membuka peluang peningkatan peringkat Sinta Dikti sekaligus mempermudah sitasi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi ilmiah lintas disiplin agar riset yang dihasilkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

SPeSIA kali ini juga melibatkan Bhakti Kencana University sebagai co-host. Artikel terpilih akan dimuat di Jurnal Riset terakreditasi Sinta. Promosi kegiatan diperluas melalui TikTok dan Instagram dengan menayangkan video presentasi serta konten edukasi yang menjadi portofolio digital bagi para peserta.

Sebagai bentuk apresiasi, Unisba memberikan penghargaan kepada penulis artikel terbaik di setiap fakultas. Penghargaan Best of The Best Presentation diraih Priscilla Diar Pratiwi dari Fakultas Ilmu Komunikasi dengan skor 981 melalui artikel berjudul “Pengaruh Desain Komunikasi Visual E-Flyer di Media Sosial terhadap Minat Beli Konsumen”. Unisba juga memberikan penghargaan khusus untuk kategori Konten Edukasi Paling Berdampak.(gifa/png)

Share This Article
Leave a Comment