Prodi TI Unisba Adakan Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Kreatif Digital

admin@jabar
By admin@jabar

BERITA-JABAR.COM (4/04/2022) – Era Industri 4.0 disebut juga sebagai Era Digitalisasi yang memengaruhi
semua sektor industri, mulai sektor industri pendidikan, jasa, manufaktur, pariwisata sampai perdagangan. Saat ini dikenal istilah  marketplace yang merupakan sarana para pelaku usaha ekonomi
untuk mengembangkan usaha yang dimilikinya berbasis online. Tujuannya untuk meningkatkan pangsa pasar dalam persaingan yang semakin ketat di era digital sekarang ini. Peluang untuk berkembang bagi wirausaha kreatif dan masyarakat lokal terbuka lebar melalui pemanfaatan kemajuan teknologi digital dengan meningkatkan daya saing menyasar pasar marketplace.

Diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) para pelaku usaha untuk lebih cerdas, inovatif serta produktif serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi sehingga mampu mengembangkan usaha serta meningkatkan pangsa pasar berbasis digital.

Merujuk hal tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Teknik Industri (Prodi TI) Fakultas Teknik Unisba, yang diketuai Otong Rukmana, S.T., M.T., melaksanakan Program Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Kewirausahaan Kreatif Digital bagi para pelaku usaha kreatif dan masyarakat lokal potensial. Kegiatan ini merupakan implementasi salah satu kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tema yang diangkat pada PKM ini adalah “Literasi Digital, Pelatihan dan Pendampingan untuk Meningkatkan Kreativitas dan Daya Saing UMKM di Era Digital 4.0” yang dilaksanakan di Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (17/03).

Ketua tim PKM mengatakan, program ini dilaksanakan dengan tujuan  meningkatkan kapasitas dan kapabilitas digital para wirausaha dan mengakselerasi transformasi digital sektor wirausaha kreatif para pelaku UKM melalui rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan yang diberikan tim PKM.

Selain itu tambahnya, demi mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. Kegiatan ini diikuti  47 para pelaku UKM masyarakat lokal potensial serta dihadiri  Kepala Desa Balida.

Sebagai intruktur dalam kegiatan ini Tim PKM bekerja sama dengan kampus UMKM Shopee Ekspor Bandung sebagai salah satu nara sumber dengan  materi ‘Potensi Berbisnis Online Pada Saat New Normal’. Sebagai pengantar pelatihan diberikan materi mengenai Literasi Digital UMKM yang disampaikan tim PKM. Pada pelatihan ini peserta dipandu mulai menginstal aplikasi Shopee, mengisi data- data yang terkait produk yang akan dipasarkan sampai cara menampilkan produk yang menarik melalui media online.

Keberhasilan kegiatan tersebut ditunjang dengan rencana pendampingan untuk memonitor dan memandu para UKM di desa tersebut mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Sasaran akhir kegiatan PKM ini menghasilkan  pelaku UKM di Desa Balida mampu berwirausaha dengan memanfaatkan media marketplace, salah satunya melalui aplikasi Shopee.(ask/png)

Share This Article
Leave a Comment