KAB. BANDUNG, BERITA JABAR COM – Ketua Dai Kamtibmas Polsek Margahayu, Dr. Ade Anwar, MMPd., mengambil peran strategi dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui partisipasi aktif dalam rangkaian silaturahmi, rapat kerja (raker), dan olahraga bersama yang digelar Dai Kamtibmas Polresta Bandung.
Kegiatan yang bertujuan memperkuat sinergi antara ulama dan Polri ini berlangsung di Aula Desa dan GOR Desa Cikalong, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (17/1/2026).

Acara tersebut dibawakan oleh perwakilan Dai Kamtibmas dari seluruh Polsek di wilayah hukum Polresta Bandung. Selain sebagai ajang silaturahmi, momentum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam agenda rapat kerja, para peserta melakukan evaluasi mendalam terhadap program kerja yang telah berjalan serta menyusun strategi dakwah ke depan. Fokus utama forum ini adalah mengukuhkan peran Dai Kamtibmas sebagai mitra Polri yang mampu memberikan edukasi melalui pendekatan dakwah yang menyejukkan dan humanis.

Ketua Dai Kamtibmas Polsek Margahayu, Ade, menegaskan bahwa soliditas lintas wilayah merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika sosial.
“Kegiatan ini menjadi wadah strategi untuk menyatukan visi. Dai Kamtibmas harus hadir sebagai penyejuk di tengah masyarakat sekaligus menjadi mitra aktif Polri dalam menjaga kondusivitas,” ujar Ade di sela-sela kegiatan.
Ade juga menambahkan bahwa koordinasi yang kuat antara para pendakwah dan aparat kepolisian akan mempercepat respon terhadap potensi gangguan kamtibmas di lapangan.
“Dengan komunikasi yang baik dan program yang terarah, kami optimis dapat berkontribusi nyata dalam menjaga situasi Bandung agar tetap aman dan damai,” tambahnya.
Rangkaian acara ditutup dengan kegiatan olahraga bersama yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Aktivitas ini diharapkan tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat kekompakan antaranggota.
Sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat Kabupaten Bandung secara berkelanjutan, menciptakan suasana yang kondusif di bawah naungan semangat gotong royong antara ulama dan umara. ( Iding/BNN )

