KAB. BANDUNG, BERITA JABAR COM.– Kegiatan Pekan Rajabiyah dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) resmi digelar pada Ahad (1/2/2026), mulai pukul 19.30 WIB (setelah salat Isya) hingga selesai. Acara berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Ansor, Kp. Sindanggalay, Ds. Rahayu, Kec. Margaasih, Kabupaten Bandung, dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”.
Acara yang diundang untuk diikuti dan disiarkan secara luas kepada masyarakat ini menghadirkan narasumber serta tokoh agama ternama dari berbagai kalangan. Taushiyah utama akan disampaikan oleh KH. Dr. Abdul Hanan, S.Th.I., M.Ag., yang menjabat sebagai Kasi Bimas Kementerian Agama Kabupaten Bandung. Selain itu, acara akan diisi dengan bacaan Al-Qur’an oleh qori profesional KH. Q. Rif’at Aby Syahid, M.Pd., Pengasuh PP. Al Qur’an Al Falah sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Bandung periode 2026-2031.
Turut hadir sebagai narasumber dan tokoh kehormatan adalah Drs. KH. Deden Hamdan M., Drs. KH. Sofwan Haris, serta KH. Yusuf Ali Tantowi, M.A., yang semuanya menjabat sebagai Sesepuh dan Pengasuh Ponpes Nurul Ansor. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat makna perayaan Harlah NU ke-100 sebagai momentum mempererat tali persaudaraan dan semangat khidmat bagi umat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian besar perayaan Harlah NU ke-100 di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Selain memberikan siraman rohani dan pemahaman agama, acara juga bertujuan untuk mengingatkan nilai-nilai luhur NU yang selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
Lokasi acara berada di Jl. Mahmud No. 73, tepat di belakang Griya TKI II, yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Panitia mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk ikut meriahkan momentum bersejarah ini dan mendapatkan manfaat yang optimal dari setiap rangkaian kegiatan yang diselenggarakan. (IDING/BNN)

