BERITA-JABAR.COM (09/08/2021): Fenomena kelangkaan tabung oksigen terjadi setelah melonjaknya kasus Covid-19. Warga yang menjalani isoman di rumah maupun yang dirawat di rumah sakit membutuhkan ketersediaan tabung oksigen. Sementara ada oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan cara menimbun atau menjualnya dengan harga di atas HTE. Hal ini membuat kelangkaan tabung oksigen di masyarakat.
Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) pada 12/7/2021 mencatat, selama 30 Juni-6 Juli 2021 sebanyak 466 warga Jabar meninggal dunia saat isolasi mandiri (isoman) dengan beragam penyebab, seperti terjadi perburukan, terlambat datang ke fasilitas kesehatan, serta keterbatasan perlengkapan penunjang isolasi mandiri di rumah atau pusat isolasi kelurahan/ desa.
Sejak 26 Juli 2021 lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah menginstruksikan dibukanya stasiun pengisian oksigen di lima kota di Jawa Barat, yaitu Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kabupaten Bekasi (Cikarang), dan Kabupaten Tasikmalaya. Hal ini menurut Kang Emil untuk mempercepat distribusi oksigen medis ke rumah sakit.
“Skema filling station dihadirkan guna mempermudah dan mempercepat pengisian oksigen bagi rumah sakit,” ujar Ridwan Kamil belum lama ini.
Sementara untuk kebutuhan oksigen masyarakat, Pemda Prov Jabar menginisiasi Oksigen Masyarakat Jawa Barat (OMAT) sebagai solusi. OMAT berkolaborasi dengan JQR (Jabar Quick Respons), JNE, dan Jasa Sarana serta beberapa komunitas amal, seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Gerakan Indonesia Kita (GITA), Usaha Bersama Jabar (UBJ), dan Rumah Amal Salman ITB, untuk donasikan tabung oksigen.
OMAT menjalankan sistem peminjaman tabung oksigen yang bersifat sementara bagi warga isoman dalam kondisi darurat dan kesulitan masuk rumah sakit karena penuh.
Saat ini OMAT dapat diakses di laman Pikobar (https://pikobar.jabarprov.go.id/isoman) yang dikelola Jabar Digital Service (JDS). Dengan fitur ini masyarakat dapat meminjam tabung oksigen secara digital dan gratis. Dalam tabung sudah terpasang barcode sehingga lokasi si peminjam dapat dilacak secara digital.
Warga yang memerlukan pinjaman tabung oksigen dapat mengakses laman Pikobar Fitur Isoman dan pilih ’Saya Butuh Tabung Oksigen’.
Warga akan diarahkan untuk mengisi formulir permohonan peminjaman tabung oksigen dan telekonsultasi dengan dokter di Pikobar untuk memastikan penanganan yang tepat dan pengiriman tabung oksigen medis langsung ke rumah.
Bagi warga maupun komunitas yang ingin mendaftar sebagai donatur atau kontributor tabung oksigen, akses laman Pikobar Fitur Isoman dan pilih ’Saya Punya Tabung Oksigen’
Prosedurnya dengan melengkapi formulir Kontributor Tabung Oksigen Masyarakat Jawa Barat. Selain itu harus menjelaskan secara detil stok tabung/ konsentrator sebelum proses penjemputan tabung oksigen oleh kurir yang disiapkan kurir yang disiapkan Posko Oksigen Jabar. Pemda Provinsi Jawa Barat akan menfasilitasi antar jemput tabung oksigen melalui Pikobar OMAT.(pun/desi-png)