Mahasiswa PWK Unisba Jalani Praktik Peminatan di PPI Jayanti, Dorong Pengembangan Pelabuhan Terpadu dengan Wisata Pesisir

admin@jabar
By admin@jabar
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis implementasi dan praktik yang bertujuan mengaplikasikan keilmuan tata ruang dan membuka wawasan luasnya prospek kerja dari perencanaan wilayah dan kota, digelar (19 Nov-3 Januari).(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM – Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Islam Bandung (Unisba) melaksanakan kegiatan mata kuliah Praktik Peminatan di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan PPKM serta implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.

Praktik peminatan tersebut dirancang sebagai pembelajaran berbasis praktik dan implementasi lapangan, yang bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu tata ruang sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terhadap beragam peluang dan prospek kerja di bidang perencanaan wilayah dan kota.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa PWK Unisba yang terdiri atas Farell Hakeem Ihza Djiwangsa, Fachri Hilmansyah Wildan, dan Muthia Hasanah, mendapatkan pendampingan dari tim dosen Praktik Peminatan, yakni Rose Fatmadewi, S.Si., MURP; Dr. Tonny Judiantono, Ir., MSc; Lutfhi Ahmad Barwanto, ST., MT.; Riswandha Risang Aji, S.T., M.URP.; serta Tarlani, ST., MT. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan mitra dari PPC Cilautereun Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat serta melibatkan nelayan setempat.

Fokus utama praktik lapangan ini adalah mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan pelabuhan perikanan beserta potensi pengembangannya, terutama dalam upaya integrasi antara fungsi pelabuhan perikanan dan perencanaan kawasan wisata pesisir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengamati kondisi fisik kawasan, ketersediaan fasilitas pelabuhan, aktivitas nelayan, serta pola pemanfaatan ruang di sekitar Pantai Jayanti. Selain itu, mahasiswa juga melakukan wawancara dengan pihak dinas dan nelayan guna menggali berbagai persoalan yang dihadapi, seperti keterbatasan kolam labuh, penataan kawasan yang belum optimal, serta potensi wisata yang belum dikelola secara formal.

Berdasarkan hasil survei dan diskusi tersebut, mahasiswa menyusun sejumlah luaran kegiatan, di antaranya poster gagasan pengembangan kawasan PPI Jayanti, video profil sebagai media branding kawasan, serta rancangan website sistem informasi kawasan. Luaran ini diharapkan dapat menjadi bahan awal bagi mitra dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan kawasan PPI Jayanti ke depan.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Cilautereun, Dr. Donny Orlando, S.T., M.PSDA, menyampaikan bahwa kawasan PPI Jayanti memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas perikanan tangkap di pesisir selatan Jawa Barat. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat keterbatasan fasilitas, khususnya pada kolam labuh dan sarana pendukung di darat.

“Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, kami berharap dapat memperoleh masukan konseptual yang bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan kawasan PPI Jayanti ke depan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan terjalin sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan kawasan pesisir yang berkelanjutan, produktif, serta mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal. (askur/png)

Share This Article
Leave a Comment