Mahasiswa PWK FT Unisba Dorong Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Warga Kota Bandung

admin@jabar
By admin@jabar
Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Universitas Islam Bandung (Unisba), berperan aktif dalam penguatan kesiapsiagaan bencana masyarakat melalui program edukasi kebencanaan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Kota Bandung pada 25 November 2025.(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM– Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Universitas Islam Bandung (Unisba), mengambil peran aktif dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana masyarakat melalui kegiatan edukasi kebencanaan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Kota Bandung pada 25 November 2025. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata penerapan pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam proses mitigasi bencana di tingkat komunitas.

Program edukasi kebencanaan tersebut dilaksanakan melalui inisiatif Siskamling Siaga Bencana dan Mahasiswa Siaga Bencana. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi ancaman bencana, mulai dari banjir, longsor, gempa bumi, hingga cuaca ekstrem, sekaligus dibekali pengetahuan tentang langkah-langkah mitigasi serta prosedur evakuasi sebelum, saat, dan sesudah bencana terjadi. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PWK Unisba bertindak sebagai fasilitator lapangan yang mendampingi masyarakat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung.

Keterlibatan mahasiswa tersebut merupakan bagian dari Mata Kuliah Praktik Peminatan yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman langsung di lapangan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga menghasilkan luaran pembelajaran yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Muhammad Wahyu Gumilang, Dimas Zhafirudin Syah, Rinaldi Rafi Hidayat, dan Mohamad Fahreizy Fadlurahman.

Selain menerima materi edukasi dari BPBD Kota Bandung, masyarakat juga dilibatkan secara aktif untuk menyampaikan kondisi lingkungan serta potensi risiko bencana di wilayah masing-masing. Informasi tersebut menjadi masukan penting bagi BPBD Kota Bandung dalam memperkuat program mitigasi ke depan, sekaligus dimanfaatkan mahasiswa PWK Unisba sebagai bahan analisis dalam penyusunan tugas akademik serta rekomendasi perencanaan berbasis risiko bencana. Di sisi lain, mahasiswa juga mengikuti program Mahasiswa Siaga Bencana yang diselenggarakan di lingkungan Universitas Islam Bandung sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal kampus.

Analis Kebencanaan BPBD Kota Bandung, Krisna Aditya Kunrad, S.H., menegaskan bahwa edukasi kebencanaan harus dilakukan secara luas dan berkelanjutan dengan melibatkan perguruan tinggi serta masyarakat. Program Siskamling Siaga Bencana difokuskan pada penguatan kesiapsiagaan di tingkat kelurahan, sementara Mahasiswa Siaga Bencana diarahkan untuk membangun kesadaran dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi berbagai risiko bencana. Ia menilai kontribusi mahasiswa sangat strategis dalam menyebarluaskan pengetahuan penanggulangan bencana di tengah masyarakat.

Melalui partisipasi aktif mahasiswa PWK Fakultas Teknik Unisba, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, tetapi juga menegaskan peran Unisba dalam mencetak calon perencana wilayah dan kota yang memiliki kepekaan sosial serta kompetensi di bidang mitigasi bencana. Kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan BPBD Kota Bandung diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun Kota Bandung yang semakin tangguh menghadapi bencana. (askur/png)

Share This Article
Leave a Comment