LPI3M Unisba Adakan Pelatihan Public Speaking Islami untuk Perkuat Kemampuan Komunikasi Bernilai Islam

admin@jabar
By admin@jabar
Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (LPI3M) Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking Islami pada 31 Januari–1 Februari 2026 di Gedung Kampus Pascasarjana Unisba Jalan Purnawarman Nomor 59 Bandung.(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM — Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (LPI3M) Universitas Islam Bandung kembali menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking Islami yang dilaksanakan pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026 di Kampus Unisba, Jalan Purnawarman, Kota Bandung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Unisba dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama pada penguatan kompetensi komunikasi publik yang berpijak pada nilai-nilai keislaman.

Pelatihan dipimpin langsung oleh Ketua LPI3M Unisba, Dr. Parihat Kamil, serta menghadirkan para narasumber yang memiliki pengalaman luas di bidang komunikasi, keprotokoleran, dan pengembangan sumber daya manusia. Adapun pemateri yang terlibat meliputi Dr. Parihat Kamil, Dr. M.E. Fuady, Dr. Nova Yuliati, Asep Ahmad Siddiq, M.Si., dan Riza Hernawati, M.Si.

Dalam sambutannya, Parihat Kamil menegaskan bahwa public speaking tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga merupakan sarana strategis untuk menyampaikan gagasan, nilai, dan pesan kebaikan secara efektif, santun, serta bertanggung jawab.

“Pada konteks perguruan tinggi Islam, public speaking harus mampu memadukan ketajaman berpikir, ketepatan pemilihan bahasa, dan keluhuran akhlak,” ujarnya.

Menurutnya, public speaking idealnya menjadi media dakwah intelektual yang mengintegrasikan kejelasan pesan, kekuatan argumentasi, serta akhlak mulia. Dengan demikian, pesan yang disampaikan tidak hanya dipahami oleh audiens, tetapi juga memberi pengaruh positif yang berkelanjutan.

Pelatihan ini disusun secara komprehensif dengan materi yang mencakup konsep dasar public speaking Islami, manajemen dan pemanduan acara, teknik penggunaan bahasa dan diksi bagi pembawa acara, penyusunan rundown kegiatan, hingga praktik langsung berbicara di depan publik. Seluruh materi dirancang agar peserta memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kegiatan akademik, organisasi, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Shindu Irwansyah, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut mendapatkan respons yang sangat tinggi dari masyarakat. Dari total 94 pendaftar, sebanyak 45 peserta dinyatakan lolos seleksi dan mengikuti pelatihan secara intensif.

Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari dosen dan tenaga kependidikan Unisba, mahasiswa serta alumni lintas fakultas, hingga peserta dari perguruan tinggi se-Bandung Raya, seperti UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan STAI Al-Musdariyah. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan majelis taklim serta masyarakat umum.

“Jika ditelusuri, pelatihan public speaking Islami ini telah diselenggarakan Unisba secara konsisten hampir selama satu dekade. Hal tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan kemampuan komunikasi publik berbasis nilai Islam semakin relevan dan terus dibutuhkan,” ungkap Shindu.

Melalui kegiatan ini, LPI3M Unisba berharap dapat melahirkan insan akademik dan sosial yang tidak hanya terampil berkomunikasi, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dengan hikmah, etika, serta tanggung jawab moral.

Pelatihan ini sekaligus menegaskan komitmen Unisba dalam membangun tradisi komunikasi publik yang berakar kuat pada nilai-nilai Islam serta adaptif terhadap tantangan perkembangan zaman.(gifa/png)

Share This Article
Leave a Comment