Lantunan Shalawat Santri dan Pesan Mendalam KH Yayat Nuryaman Warnai Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Ikhlas

admin@jabar
By admin@jabar

KBB, BERITA JABAR COM – Masjid Al-Ikhlas berubah menjadi pusat kekhusyukan saat menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Sabtu (17/1). Acara yang berisi ratusan jemaah ini berlangsung khidmat dengan mengusung misi penguatan iman sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Kemeriahan kegiatan diawali dengan penampilan memukau para santri binaan Ustadz Irfan. Kehadiran mereka di depan masjid membawakan warna tersendiri lewat lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat nabi yang dibawakan penuh penghayatan, sehingga menciptakan suasana religius yang kental sejak awal acara.

Penampilan para santri tersebut sontak mendapat apresiasi tinggi dan sambutan hangat dari jemaah. Hal ini menjadi bukti nyata pentingnya pembinaan agama sejak usia dini dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, serta menumbuhkan kecintaan yang mendalam kepada Al-Qur’an dan Rasulullah SAW.

Suasana khidmat kian terasa saat memasuki sesi tawasulan yang dipimpin oleh sesepuh Masjid Al-Ikhlas, Ustadz Dudung Mulyana. Sebelum berangkat ke acara inti, seluruh jemaah diajak memperkuat kepala, memulaikan doa bersama bagi para pendahulu sekaligus memohon keberkahan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Acara puncak diisi oleh tausiyah dari KH. Yayat Nuryaman. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj adalah bukti nyata keagungan Allah SWT, sekaligus momentum krusial diturunkannya perintah salat lima waktu secara langsung kepada Rasulullah SAW.

Lebih lanjutnya, KH. Yayat Nuryaman mengingatkan bahwa shalat adalah tiang agama yang menjadi fondasi utama seorang muslim. Beliau menekankan bahwa ibadah ini bukanlah sekedar rutinitas ritual, melainkan sarana utama dalam pembentukan karakter dan pengendalian diri bagi setiap insan.

“Salat yang dilaksanakan dengan khusyuk dan tepat waktu akan menjadi benteng yang menghalangi kita dari perbuatan keji dan mungkar,” ujar KH. Yayat Nuryaman di hadapan jemaah. Beliau menambahkan bahwa kedisiplinan dalam bersujud akan menghasilkan ketenangan batin yang luar biasa.

Peringatan ini diakhiri dengan harapan agar seluruh jemaah semakin istiqamah dalam menegakkan salat lima waktu. Melalui semangat Isra Mi’raj, diharapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terimplementasi secara nyata dalam kehidupan sehari-hari demi mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. ( Iding/BNN )

Share This Article
Leave a Comment