Keusik Luhur Pangandaran Dinilai Potensial Menjadi Pos Observasi Bulan Terpadu

admin@jabar
By admin@jabar
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Senin–Selasam (19–20/1). Verifikasi ini bertujuan untuk menilai potensi lokasi sebagai POB rukyat hilal, pusat edukasi falakiyah, pengembangan wisata langit malam (night sky tourism), serta wisata edukasi keagamaan dan astronomi lainnya. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan rukyat hilal 1 Sya’ban 1447 Hijriah.(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM — Kawasan Keusik Luhur Pasir Lasih yang berada di Dusun Cidahon RT 17 RW 05, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, dinilai memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai Pos Observasi Bulan (POB) terpadu.

Penilaian tersebut dilakukan melalui kegiatan verifikasi dan validasi lokasi yang dilaksanakan oleh Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Pangandaran bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pangandaran, dengan melibatkan Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Provinsi Jawa Barat.

Proses verifikasi berlangsung selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa (19–20/1). Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan lokasi sebagai pusat rukyat hilal, sarana edukasi ilmu falak, pengembangan wisata langit malam (night sky tourism), serta wisata edukasi keagamaan dan astronomi lainnya. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan pengamatan rukyat hilal awal 1 Sya’ban 1447 Hijriah.

Tim survei dari BHRD Provinsi Jawa Barat terdiri atas Prof. Dr. H. Encup Supriatna, M.Si., H. Hendro Setyanto, M.Si., serta Encep Abdul Rojak, M.Sy. Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan daerah.

Sejumlah pihak yang hadir antara lain Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pangandaran beserta jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, Ketua dan pengurus BHR Kabupaten Pangandaran, Ketua Umum MUI Kabupaten Pangandaran, pimpinan Baznas Kabupaten Pangandaran, Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Pangandaran, Pemerintah Desa Kertamukti, serta tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan Islam setempat.

Berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan, lokasi Keusik Luhur Pasir Lasih dinilai sangat mendukung secara astronomis dan geografis untuk pengembangan Pos Observasi Bulan terpadu. Kondisi alam serta arah pandang langit yang terbuka menjadi faktor utama kelayakan lokasi tersebut.

Selain mendukung kegiatan rukyat hilal, kawasan ini juga dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi berbasis falakiyah dan astronomi yang dapat memperkaya potensi wisata Kabupaten Pangandaran.

Melalui hasil verifikasi ini, diharapkan POB Keusik Luhur ke depan dapat berfungsi sebagai pusat rukyat hilal yang representatif, media pembelajaran integratif antara keislaman dan sains, sekaligus memperkuat pengembangan wisata edukasi daerah secara berkelanjutan. (askur/png)

Share This Article
Leave a Comment