Kemenangan Persib Ternoda Kontroversi Wasit: Keputusan Janggal Warnai Laga Kontra Ratchaburi FC

admin@jabar
By admin@jabar

KOTA BANDUNG, BERITA JABAR COM. – Kemenangan Persib Bandung atas Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu (18/02/2026) terasa hambar. Alih-alih merayakan tiga poin, sorotan justru tertuju pada kepemimpinan wasit yang dianggap kontroversial dan jauh dari standar yang diharapkan.

Sejak peluit awal dibunyikan, sejumlah keputusan wasit telah memicu tanda tanya besar. Insiden pelanggaran keras, berupa kaki terangkat tinggi yang mengenai kepala Adam Alis, luput dari hukuman, padahal dalam banyak pertandingan serupa, tindakan tersebut biasanya berbuah kartu kuning.

Kejanggalan berlanjut ketika Tom Haye dijatuhkan oleh tarikan baju saat hendak melancarkan serangan balik. Wasit memilih untuk tidak memberikan peringatan, sementara di momen lain dengan pola pelanggaran serupa, pemain Persib justru langsung diganjar kartu kuning. Inkonsistensi ini memicu reaksi keras dari para pendukung di tribun.

Puncak kontroversi terjadi saat gol Andrew Jung dianulir karena dianggap offside, meskipun dalam tayangan ulang terlihat jelas bahwa bola lebih dulu mengenai pemain lawan. Keputusan ini dinilai krusial karena mengubah momentum pertandingan. Situasi semakin diperburuk dengan kartu merah cepat yang diberikan kepada William Barros tanpa proses pengecekan VAR yang jelas.

Jika hanya satu atau dua keputusan yang diperdebatkan, mungkin publik masih bisa memakluminya sebagai human error. Namun, ketika serangkaian kontroversi terjadi secara beruntun dalam satu pertandingan, wajar jika muncul pertanyaan serius mengenai kualitas dan konsistensi kepemimpinan wasit. Apakah ini murni kekeliruan, atau ada masalah yang lebih mendalam dalam sistem perwasitan? Pertanyaan ini tentu membutuhkan jawaban yang transparan agar kepercayaan terhadap integritas kompetisi tetap terjaga. (ID)

Share This Article
Leave a Comment