KAB. BANDUNG, BERITA JABAR COM. – Semangat syiar Islam terpancar kuat di Masjid Al Akbar, Kampung Ciharang, Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Ratusan warga tumpah ruah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme pada Jumat (16/1/2026).

Kemeriahan acara sudah terasa sejak pukul 14.00 WIB. Sebagai pembuka, suasana hangat tercipta lewat penampilan kreatif para santri setempat. Dengan penuh percaya diri, anak-anak tersebut menampilkan berbagai kreasi Islami yang sarat akan nilai edukatif dan religius, sekaligus menjadi simbol regenerasi penjaga nilai-nilai agama di Desa Mekarsaluyu.
Kegiatan ini pun menjadi potret sinergi yang harmonis antara ulama dan umaro. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Mekarsaluyu, jajaran Ketua RW dan RT, serta Ketua DKM se-wilayah Mekarsaluyu. Kehadiran para tokoh agama dan tokoh masyarakat ini menjadi bukti dukungan penuh terhadap penguatan karakter religius di lingkungan desa.
Puncak acara yang dinantikan jamaah adalah tausiyah dari Ustadz Iqbal Anwar Sanjaya, atau yang akrab disapa “Ki Panah Asmara”. Dai kondang yang merupakan finalis ajang dakwah Indosiar tahun 2016 ini berhasil memukau jamaah dengan gaya penyampaiannya yang komunikatif, segar, dan mudah dipahami. Ia mengajak jamaah meneladani peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum peningkatan kualitas iman, khususnya dalam menjaga ibadah shalat.
Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua MUI Desa Mekarsaluyu yang juga anggota Dai Polresta Bandung, A Saryoto Ahmad S, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Beliau menegaskan bahwa kegiatan semacam ini bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan fondasi penting dalam membentengi moral masyarakat.
“Peringatan Isra Mi’raj ini merupakan sarana efektif untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan keagamaan. Kami berharap pesan-pesan moral yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta lingkungan yang rukun dan aman,” ujar A Saryoto Ahmad S di sela-sela acara.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat kebersamaan di Desa Mekarsaluyu semakin kokoh. Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam membangun tatanan masyarakat yang lebih religius, rukun, dan harmonis di masa depan. (IDING/BNN)

