BERITA-JABAR.COM – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali mengambil peran aktif dalam pengabdian kepada masyarakat melalui penyelenggaraan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Malaysia. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi FTK Unisba dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak Indonesia yang bermukim di luar negeri.
PKM Internasional tersebut dilaksanakan selama tiga hari, 18 hingga 20 Januari 2026, dengan lokasi kegiatan meliputi Sanggar Belajar Gombak Utara, Sanggar Belajar Sungai Mulia, dan Taqiyya Day Care Malaysia. Ketiga lembaga ini selama ini berfungsi sebagai pusat pembelajaran bagi anak-anak warga negara Indonesia di Malaysia, termasuk yang berada dalam naungan serta pengawasan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
Dalam program ini, FTK Unisba melibatkan 15 mahasiswa dari dua program studi, yaitu 11 mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 4 mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD). Keterlibatan lintas keilmuan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi serta pendekatan terpadu dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian berskala internasional.
Beragam aktivitas pendidikan dan kemanusiaan dijalankan selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran, berbagi pengalaman edukatif, pemberian motivasi belajar, hingga pendampingan pola pengasuhan anak. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendukung perkembangan peserta didik secara holistik, mencakup aspek akademik, emosional, dan sosial.
Sambutan positif datang dari para mitra PKM. Pengelola dan peserta didik di Sanggar Belajar Gombak Utara serta Sanggar Belajar Sungai Mulia menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim FTK Unisba. Program ini dinilai memberikan manfaat nyata, menambah wawasan, serta menumbuhkan semangat belajar anak-anak Indonesia yang menempuh pendidikan di negeri orang.
Pengelola Sanggar Belajar Sungai Mulia, Drs. Mimin Mintarsih, menyampaikan harapannya agar kemitraan antara FTK Unisba dan sanggar belajar di Malaysia dapat terus berlanjut di masa mendatang. Menurutnya, kehadiran mahasiswa Indonesia di ruang-ruang belajar tersebut mencerminkan solidaritas antarsesama anak bangsa sekaligus penguatan nilai bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang adil dan bermartabat, tanpa dibatasi wilayah geografis.
Sebagai bagian dari penguatan kerja sama institusional, kegiatan PKM Internasional ini turut disertai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara FTK Unisba dan masing-masing mitra. Penandatanganan dilakukan secara seremoni dan diakhiri dengan penyerahan plakat, sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun kolaborasi pendidikan lintas negara yang berkesinambungan.
Melalui kegiatan PKM Internasional ini, FTK Unisba tidak hanya melaksanakan amanah Tridarma Perguruan Tinggi, tetapi juga menegaskan eksistensinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki kepedulian terhadap isu kebangsaan, kemanusiaan, dan keumatan dalam dinamika global.(askur/png)

