FK Unisba Mantap Menuju Pembukaan Program Spesialis Obstetri dan Ginekologi

admin@jabar
By admin@jabar
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) melaksanakan Evaluasi Lapangan Usulan Pembukaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis, Rabu (7/1), bertempat di Gedung FK Unisba dan RSUD Welas Asih sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama.(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM– Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) menapaki tahapan penting menuju pembukaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis melalui kegiatan Evaluasi Lapangan, Rabu (7/1). Kegiatan ini berlangsung di Gedung FK Unisba serta RSUD Welas Asih yang ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama.

Evaluasi lapangan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), sebagai bagian dari proses penilaian usulan pendirian program studi baru. Tahapan evaluasi mencakup telaah dokumen, pemaparan dari calon Ketua Program Studi, wawancara calon dosen, hingga peninjauan langsung sarana dan prasarana pendidikan, baik akademik maupun klinik.

Melalui proses ini, FK Unisba menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan pendidikan Program Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang bermutu tinggi, sekaligus berkontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada FK Unisba untuk mengembangkan Program Pendidikan Dokter Spesialis. Ia menuturkan bahwa sejak berdiri pada tahun 2004, FK Unisba secara konsisten menjaga kualitas pendidikan kedokteran.

“Selama 21 tahun, FK Unisba terus mengemban amanah peningkatan mutu pendidikan dokter hingga meraih akreditasi Unggul serta akreditasi internasional. Capaian ini menjadi dasar kepercayaan bagi kami untuk membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis dengan pembinaan langsung dari FK Universitas Padjadjaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa usulan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi telah diajukan secara resmi kepada Kemendiktisaintek pada 25 Desember 2025, sebagai bagian dari Program Akselerasi Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Tenaga Medis. Ia menegaskan bahwa seluruh persyaratan telah diupayakan secara maksimal dengan dukungan penuh dari FK Unpad, rumah sakit pendidikan Unisba, serta Yayasan Unisba.

“Kami berkomitmen menyampaikan seluruh data secara objektif dan sesuai dengan kondisi nyata yang ada,” tegasnya.

Rektor juga menekankan bahwa pendirian program spesialis ini sejalan dengan jati diri Unisba sebagai perguruan tinggi Islam yang mengintegrasikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai keislaman dalam proses pendidikan.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis di FK Unisba. Ia menegaskan komitmen yayasan untuk mengawal dan menguatkan setiap langkah yang telah direncanakan oleh Fakultas Kedokteran.

“Atas nama yayasan, kami Insya Allah mendukung sepenuhnya dengan ikhtiar dan usaha terbaik agar program ini dapat terwujud sesuai cita-cita bersama,” ujarnya.

Evaluasi lapangan ini menjadi momentum strategis bagi FK Unisba untuk memperoleh masukan, arahan, serta verifikasi dari para evaluator, mencakup aspek kurikulum, sumber daya manusia, hingga tata kelola program studi dan institusi. Melalui tahapan ini, FK Unisba berharap pembukaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis dapat segera terealisasi sebagai kontribusi nyata dalam mencetak dokter spesialis unggul, berkarakter islami, serta berperan aktif meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.(askur/png)

Share This Article
Leave a Comment