Fakultas Syariah Universitas Tazkia Jalin Kerja Sama dengan YR-ABY & Partners Law Firm, Perkuat Kompetensi Mahasiswa HES

admin@jabar
By admin@jabar
Fakultas Syariah Universitas Tazkia resmi menjalin kerja sama dengan YR-ABY & Partners Law Firm melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kegiatan tersebut berlangsung di kantor YR-ABY & Partners Law Firm, Jalan Raya Bogor KM 44 Nomor 9, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin (19/1).(foto: komhumas unisba)

BERITA-JABAR.COM – Fakultas Syariah Universitas Tazkia secara resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan YR-ABY & Partners Law Firm, yang beralamat di Jalan Raya Bogor KM 44 Nomor 9, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin (19/1).

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi berkelanjutan antara lingkungan akademik dan praktik profesi hukum, sekaligus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Sebagai rangkaian kegiatan, penandatanganan MoA/PKS tersebut dilanjutkan dengan kelas tamu bagi mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Tazkia. Dalam kegiatan ini, hadir Dr. Yunirman Rijan, S.H., M.Kn., M.H., Owner sekaligus Advokat YR-ABY & Partners Law Firm, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Yunirman Rijan menekankan pentingnya perencanaan karier advokat secara matang dan terintegrasi, dengan menghubungkan pembelajaran teoritis di perguruan tinggi dengan praktik hukum secara langsung di lapangan. Ia menegaskan bahwa mahasiswa hukum tidak hanya dituntut memahami norma dan regulasi, tetapi juga perlu membangun etika profesi, kemampuan litigasi dan non-litigasi, serta kecakapan beradaptasi terhadap perkembangan hukum di era digital.

“Menjadi advokat profesional bukan sekadar menyelesaikan pendidikan hukum, melainkan bagaimana membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta memperluas jejaring sejak masih berstatus mahasiswa. Teori harus berjalan beriringan dengan praktik agar calon advokat benar-benar siap menghadapi realitas profesi hukum,” ungkap Yunirman Rijan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah Universitas Tazkia, Dr. Unang Fauzi, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung melalui program magang, riset kolaboratif, kuliah praktisi, hingga pendampingan karier di bidang advokasi dan layanan hukum.

Kegiatan kelas tamu tersebut disambut antusias oleh mahasiswa HES Tazkia. Para peserta aktif berdiskusi mengenai peluang profesi advokat, tantangan dunia praktik hukum, serta strategi penguatan kompetensi sejak dini.

Melalui penandatanganan MoA/PKS ini, Fakultas Syariah Universitas Tazkia kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri, khususnya di sektor hukum dan advokasi. (askur/png)

Share This Article
Leave a Comment