BERITA-JABAR.COM – LPPM Unisba bersama BP2D Provinsi Jawa Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema penguatan riset dan inovasi perguruan tinggi untuk mendorong pembangunan Jawa Barat, Kamis (13/11).
Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Mahasiswa, Dr. Asnita Frida B.R Sebayang, S.E., M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FGD ini. Ia menegaskan bahwa forum seperti ini penting untuk meningkatkan kualitas riset dan inovasi di lingkungan Unisba, baik di kalangan dosen maupun mahasiswa. Menurutnya, pengembangan riset yang berdampak serta perluasan kesempatan magang bagi mahasiswa merupakan bagian integral dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Materi kemudian dipaparkan oleh Inge Wahyuni, S.K.M., M.P.P., M.T., yang memulai dengan memperkenalkan profil BP2D Jawa Barat. Ia juga membahas beragam isu strategis pembangunan di provinsi tersebut, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah. Inge berharap kerja sama riset yang dirancang dapat sejalan dengan fokus penelitian yang sedang dikembangkan Unisba melalui LPPM.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran LPPM yang dipimpin Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., serta para pimpinan fakultas dan wakil dekan. Dari pihak BP2D, hadir pula para kepala bidang yang berkaitan langsung dengan program penguatan riset dan inovasi. Diskusi berlangsung dinamis dan menghasilkan banyak pandangan konstruktif.
Menjelang penutupan, kedua institusi sepakat untuk terus menyelaraskan arah riset bersama agar dapat diwujudkan dalam program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi terwujudnya Jabar Istimewa. (gifa/png)

