BERITA-JABAR.COM — Baitul Maal Universitas Islam Bandung (BMU) kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) yang amanah serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program unggulan berupa beasiswa pendidikan bagi mahasiswa, yang tidak hanya berfungsi sebagai bantuan pembiayaan studi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter agar mahasiswa menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Program beasiswa ini selaras dengan visi pendidikan Universitas Islam Bandung (Unisba) yang menekankan pembinaan mahasiswa dalam tiga peran utama, yaitu mujahid, mujtahid, dan mujaddid.
Sebagai mujahid atau pejuang ilmu, mahasiswa didorong untuk tekun dan bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan, serta mampu menghadapi tantangan akademik dengan integritas dan ketekunan. Dalam peran mujtahid, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, menggali ilmu pengetahuan secara mendalam, serta mampu merumuskan solusi atas berbagai persoalan sosial. Sementara itu, sebagai mujaddid, mahasiswa diarahkan untuk menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi, gagasan baru, serta tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan pembinaan Ramadan yang melibatkan 28 mahasiswa penerima beasiswa BMU. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (8/3/2026) di Masjid Nurul Iman, Kampung Cicalung RT 03 RW 07, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Program ini bertujuan menebarkan manfaat bagi anak-anak usia sekolah dasar sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai 3M melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat pendampingan langsung dari jajaran pengurus BMU masa bakti 2026–2030 sesuai Surat Keputusan Yayasan. Mereka adalah Adhi Dwinata, S.P., M.M. yang bertanggung jawab di bidang program dan penyaluran, Novi Yanti Gunawan dari bidang marketing dan layanan donatur, serta Ulfa Dwiningrum, S.Sos. yang menangani administrasi dan pelayanan. Kehadiran para pengurus ini memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prinsip amanah, profesional, dan visioner.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak sekolah dasar mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan keagamaan. Beberapa di antaranya adalah perbaikan bacaan Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an dan hadis, permainan edukatif pos to pos, serta perlombaan seperti mewarnai, kaligrafi, adzan, dan ranking satu. Berbagai kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam sekaligus membangun keberanian, kreativitas, dan kedisiplinan anak sejak usia dini.
Bagi para mahasiswa penerima beasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan konsep 3M secara nyata. Mereka menjalankan peran sebagai mujahid melalui keteladanan dalam membimbing anak-anak, sebagai mujtahid melalui kreativitas dalam menyusun metode pembelajaran yang menarik, serta sebagai mujaddid dengan menghadirkan inovasi kegiatan yang memberi dampak positif bagi peserta didik.
Pada malam hari, para mahasiswa juga mengikuti pembekalan motivasi dan pelatihan soft skills yang bertujuan memperkuat karakter, integritas, serta kesadaran akan tanggung jawab sosial sebagai penerima amanah dana umat. Dalam sesi ini ditegaskan bahwa beasiswa tidak hanya berupa bantuan finansial, tetapi juga sebuah kepercayaan besar agar mahasiswa mampu mengembangkan potensi diri dan berkontribusi bagi masyarakat sesuai dengan visi pendidikan Unisba.
Kegiatan Ramadan di Lembang ini menjadi bukti nyata bahwa dana umat yang disalurkan melalui BMU benar-benar mengalir untuk kebaikan, memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa sekaligus masyarakat. Oleh karena itu, BMU mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui Baitul Maal Unisba sebagai lembaga yang amanah, transparan, dan profesional dalam mengelola dana umat.
Dana yang dihimpun akan terus digunakan untuk memperkuat program beasiswa, pembinaan karakter mahasiswa, serta berbagai program kemaslahatan lainnya yang memberikan manfaat luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan dukungan masyarakat, BMU optimistis dapat terus memperluas jangkauan manfaat programnya dan membina semakin banyak mahasiswa agar tumbuh menjadi mujahid yang tekun, mujtahid yang kreatif, serta mujaddid yang mampu membawa pembaruan, sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh para penerima beasiswa dalam kegiatan Ramadan bersama anak-anak sekolah dasar di Lembang.(sani/png)***

